Box Layout

HTML Layout
Backgroud Images
Backgroud Pattern
cover
TIM SI 26 Feb 2026 32 Viewer

Lebih Dekat Dengan Hindu, Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Dokumentasikan Pemikiran Romo Jro Gede Purwanto

YOGYAKARTA – Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga terus memperkuat posisinya sebagai pusat studi lintas agama. Pada Kamis, 26 Februari 2026, tim Perpustakaan melaksanakan pengambilan video untuk program "Living Collection". Edisi ke14 ini menghadirkan sosok inspiratif, Romo Jro Gede Purwanto, yang merupakan Ketua Pinandita Sanggraha Nusantara Kabupaten Gunungkidul sekaligus Pinandita Candi Prambanan.

Menelusuri Jejak Spiritual dan Tradisi Hindu

Dalam sesi wawancara mendalam tersebut, Romo Jro Gede Purwanto membagikan kisah personal mengenai latar belakangnya, mulai dari asal daerah hingga perjalanan spiritualnya sebagai seorang Mangku. Beliau menjelaskan secara detail mengenai tugas dan hirarki jabatan pemimpin dalam agama Hindu yang mungkin belum banyak diketahui masyarakat luas.

Pembahasan juga menyentuh aspek teologis dan praktis, di antaranya:

  • Inti Ajaran: Penjelasan mengenai sesembahan utama dalam Hindu dan contoh nyata penerapan ajaran dalam kehidupan sehari-hari.
  • Makna Simbolik: Penjelasan filosofis di balik penggunaan sesajen serta alasan di balik pelarangan konsumsi daging sapi.
  • Perspektif Toleransi: Menariknya, Romo Jro juga memberikan pandangan yang sejuk mengenai tradisi pemotongan hewan kurban oleh umat Muslim dan bagaimana agama Hindu memandang pernikahan beda agama.

Menghapus Sekat dalam Keberagaman

Sesi dokumentasi ini juga menyoroti realitas sosial umat Hindu di Yogyakarta. Romo Jro menegaskan bahwa sejauh ini tidak ada hambatan berarti dalam menjalankan ibadah, termasuk saat hari raya Nyepi, maupun dalam bersosialisasi dengan warga Yogyakarta yang dikenal menjunjung tinggi semangat guyub rukun.

Sebagai penutup, beliau menyampaikan harapan besar terkait upaya merawat keberagaman di Indonesia. Menurutnya, pemahaman yang benar terhadap perbedaan adalah kunci utama dalam menjaga persatuan bangsa.

Akses Interaktif bagi Pemustaka

Program Living Collection ini bertujuan agar ilmu tidak hanya berhenti di atas kertas, tetapi dapat "hidup" dan didialogkan. Selain itu  program ini merupakan wujud dukungan eksistensi UIN Sunan Klaijaga sebagai kampus inklusif yang mendukung keberagaman, dan sebagai upaya meminimalisir stigma negatif pada kelompok tertentu.

Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga memberikan kesempatan bagi para pemustaka yang ingin berdialog lebih lanjut atau bertanya mengenai koleksi ini.

Kontak Layanan: Pemustaka dapat berdialog langsung melalui WhatsApp Kak Imum di nomor: 0812-2999-0074.

Pemustaka juga dapat mengikuti tayangan Living Collection ini melalui channel youtobe @sukalib.