Box Layout

HTML Layout
Backgroud Images
Backgroud Pattern
cover
TIM SI 04 Mar 2026 41 Viewer

Sinergi Islam dan Budaya: Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Hadirkan Pemikiran Prof. Dr. Maharsi, M.Hum dalam "Living Collection"

YOGYAKARTA – Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga kembali memperkaya khazanah intelektualnya melalui program Living Collection. Pada Rabu, 4 Maret 2026, agenda pengambilan video dokumentasi dilakukan dengan menghadirkan narasumber pakar, Prof. Dr. Maharsi, M.Hum., Guru Besar bidang Islam dan Budaya dari Fakultas Adab dan Ilmu Budaya UIN Sunan Kalijaga. Berperan sebagai host dalam program Living Collestion edisi ke 15 ini  Abdurrasyiid Ridla, S.IP, mahasiswa program Magister UIN Sunan Kalijaga.

Rekam Jejak Akademis yang Multidisipliner

Dalam sesi wawancara tersebut, Prof. Maharsi berbagi kisah perjalanan hidup dan akademisnya yang unik. Beliau menjelaskan alasan mendalam di balik transisi studinya—mulai dari mendalami Bahasa dan Sastra Jawa, berlanjut ke bidang Antropologi, hingga akhirnya bermuara pada Studi Islam. Persilangan disiplin ilmu inilah yang membentuk ketajaman analisis beliau dalam memandang relasi agama dan tradisi.

Membedah Relasi Islam dan Budaya di Indonesia

Wawancara berlangsung dinamis dengan pembahasan poin-poin krusial mengenai posisi Islam dalam ruang budaya Indonesia, di antaranya:

  • Perspektif Relasi: Bagaimana Islam dan budaya saling berkelindan, tidak saling meniadakan, namun justru saling memperkaya dalam konteks keindonesiaan.
  • Akar Sejarah: Menelusuri jejak awal kapan sebenarnya relasi harmonis antara nilai Islam dan tradisi lokal mulai terjalin kuat di Nusantara.
  • Tantangan Kontemporer: Menanggapi gencarnya gerakan puritanisme saat ini, Prof. Maharsi memaparkan apakah pendekatan budaya masih relevan dan mampu bertahan sebagai instrumen syiar agama Islam di masa depan.

Pesan untuk Generasi Muda dan Rekomendasi Literatur

Sebagai pakar, beliau juga memberikan panduan bagi masyarakat awam berupa rekomendasi literatur yang tepat untuk mempelajari Islam Nusantara. Di akhir sesi, Prof. Maharsi menyampaikan pesan khusus bagi generasi muda Muslim agar tetap mampu tampil modern dan berbudaya tanpa harus tercerabut dari akar keislamannya.

"Berbudaya bukan berarti meninggalkan identitas agama, justru dengan memahami budaya, kita dapat mengamalkan nilai-nilai Islam dengan lebih membumi," ungkapnya dalam sesi pengambilan video tersebut.

Layanan Interaktif Pemustaka

Program Living Collection ini merupakan wujud dukungan eksistensi UIN Sunan Kalijaga sebagai kampus inklusif yang mendukung keberagaman, dan sebagai upaya meminimalisir stigma negatif pada kelompok tertentu.

Selaras dengan konsep Living Collection (Koleksi Hidup), Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga membuka ruang dialog bagi para pemustaka yang ingin menggali lebih dalam pemikiran para tokoh.

Kontak Layanan: Bagi Anda yang ingin berdialog langsung dengan tokoh dalam koleksi ini, silakan menghubungi:

WhatsApp Kak Imum: 0812-2999-0074

(Tim Medsos-wd)