YOGYAKARTA — Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menerima kunjungan kehormatan dari delegasi akademisi Aljazair pada Rabu, 23 September 2026. Tamu yang hadir dalam kunjungan tersebut berasal dari Universitas Tilimsan (University of Tlemcen) dan Universitas Adrar (University of Adrar), Aljazair. Kunjungan ini didampingi oleh Dekan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta saat ini Prof. Dr. H. Robby Habiba Abror, S.Ag., M.Hum
Para delegasi yang hadir dalam kesempatan ini meliputi:
1. Prof. Mahi Gandouz (Fakultas Ilmu-Ilmu Islam, Universitas Tilimsan)
2. Prof. Ahmad El-Hamdi (Dekan Fakultas Sejarah dan Arkeologi, Universitas Adrar)
3. Prof. Mohamed Djaradi (Fakultas Syariah, Universitas Adrar)
Selain mempererat silaturahmi akademik antarlembaga, kehadiran para akademisi Aljazair tersebut juga diwarnai dengan penyerahan bantuan hibah koleksi kitab berharga untuk Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga. Hibah tersebut diterima secara langsung oleh Kepala Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Dr. Tafrikhuddin, S.Ag., M.Pd.
Adapun di antara koleksi karya ilmiah dan kitab monumental yang dihibahkan meliputi:
1. Majmuu‘at a‘maal al-Duktuur Abuu al-Qaasim Sa‘d Allah: Taariikh al-Jazaa’ir al-Thaqaafii — Koleksi komprehensif sejarah kebudayaan Aljazair karya Dr. Ab? al-Q?sim Sa‘d All?h yang diterbitkan oleh ‘?lam al-Ma‘rifah, Aljazair.
2. Manaaqib al-Tilimsaaniiyiin — Kitab biografi dan rekam sejarah keutamaan para ulama serta tokoh-tokoh penting Kota Tlemcen (Aljazair). Kitab ini memuat karya monumental seperti Miftaah al-Wusuul karya Abuu ‘Abd Allah Muhammad ibn Ahmad al-Shariif al-Tilimsaanii beserta kisah para penerusnya, yang diterbitkan oleh Dar al-Wahy Aljazair dalam bagian Seri Tokoh dan Sejarah Kota Tlemcen.
3. Majallat al-Haqiiqah — Terbitan berkala jurnal akademik terakreditasi dari Universitas Ahmed Draia Adrar, Aljazair, yang memuat berbagai artikel penelitian ilmiah keislaman dan humaniora.
Penyerahan hibah ini diharapkan dapat memperkaya khazanah literatur Arab dan keislaman di UIN Sunan Kalijaga, sekaligus membuka peluang kerja sama riset dan akademik yang lebih luas antara Indonesia dan Aljazair di masa mendatang. (Tim Medsos)